WHO AM I #4
PROLOG Saat seorang anak lahir ke dunia yang terbayang oleh orang tua mereka adalah bagaimana keadaan kita. Cacat-kah? Normal-kah? Ada-kah yang kurang dari kita? Atau mungkin, ada sesuatu yang lebih dari kita? Terutama apakah kita terlahir dalam keadaan sehat? Seiring berjalannya waktu, kita mencoba mengenal suara apa yang kita dengar, siapa yang kita lihat, hal-hal yang kita ingin ketahui, kita pelajari, mulai lah kita bertanya banyak hal yang dapat kita dengar, lihat, cium, rasakan, dan kita raba. Ruang kosong dalam kepala, rasa haus dari naluri keingin tahu-an, semangat dalam diri membuat kita selalu merasa haus dan lapar. Namun, lambat laun semua itu menumpuk di dalam kepala, hati, dan naluri itu sendiri. Tanpa disadari kita membagi diri kita pada beberapa masa yang berbeda, saat bayi – balita – anak-anak – remaja hingga kita dikenal sebagai manusia dewasa. Masa depan kita telah dipersiapkan baik oleh Tuhan, tentu bagi kalian yang percaya. Hingga orang tua k...